nteraksi Ibu Terhadap Anak Usia 3 Tahun Dalam Penanganan Keterlambatan Bicara Pada Pendidikan Keluarga
DOI:
https://doi.org/10.24036/jfe.v5i4.446Keywords:
Interaksi Ibu Anak, Keterlambatan Bicara, Stimulasi Bahasa, Pendidikan Keluarga, Anak Usia DiniAbstract
Penelitian ini meneliti kasus keterlambatan bicara pada anak usia dua tahun di Keluarga X di Jorong Surabayo, Kabupaten Agam. Masalah ini disebabkan oleh kurangnya interaksi verbal antara ibu dan anak akibat kesibukan orang tua. Tujuan penelitian meliputi pemetaan interaksi pendidikan keluarga yang dilakukan ibu terhadap anak usia 3 tahun di keluarga X, identifikasi kendala ibu dalam proses tersebut, serta strategi yang diterapkan untuk mengatasi keterlambatan bicara. Metode yang digunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dilaksanakan di Jorong Surabayo. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan yang divalidasi melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan bicara H disebabkan oleh rendahnya intensitas komunikasi, lingkungan yang kurang mendukung, serta respons emosional negatif yang menghambat ekspresi verbal anak. Meskipun demikian, ibu H berupaya memberikan stimulasi sederhana, seperti bermain bersama dan mengajarkan kosakata baru, serta mencari informasi melalui media sosial dan posyandu. Namun, keterbatasan waktu, kurangnya dukungan keluarga, dan penggunaan media edukatif yang tidak konsisten mempersempit kesempatan anak untuk berkembang optimal. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendidikan keluarga yang berorientasi pada komunikasi aktif, konsistensi interaksi, serta dukungan lingkungan yang kaya stimulasi untuk mempercepat perkembangan bahasa anak usia dini.
References
Ady Dharma, D. S. (2023). Membaca Peran Teori Ekologi Bronfenbrenner dalam Menciptakan Lingkungan Inklusif di Sekolah. SPECIAL Special and Inclusive Education Journal, 3(2), 115–123. https://doi.org/10.36456/special.vol3.no2.a6642
Af, M. A., Nurfadilah, K., & Hilman, C. (2022). Pendidikan Luar Sekolah dalam Kerangka Pendidikan Sepanjang Hayat. 2, 90–95.
Aljunianti, V. (2022). Kontribusi Dukungan Sosial Keluarga Terhadap Burnout Perawat Kesehatan di RSUD Muara Labuh. Prosiding FRIMA (Festival Riset Ilmiah Manajemen dan Akuntansi), 6681(3), 763–774. https://doi.org/10.55916/frima.v0i3.336
Anriyani, L., Dini, W. V.-: J. P. A. U., & 2025, undefined. (t.t.). Peran Guru dalam Mengembangkan Kemampuan Bicara Anak dengan Speech Delay melalui Media Pembelajaran Visual dan Strategi Interaktif. Journal.Unilak.Ac.Id, 8(2), 25. https://doi.org/10.31849/paud-lectura.v
Besari, A. (2022). Pendidikan Keluarga Sebagai Pendidikan Pertama Bagi Anak. Besari, Anam, 13(1), 165.
Desiarna, S. (2023). Gangguan Keterlambatan Berbicara (Speech Delay) pada Anak Usia Dini. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Sastra, Bahasa, dan Pendidikan, 2(2), 97–105.
Harsanti, C. N. (2021). Pemerolehan Bahasa Pertama terhadap Anak Usia 2 sampai 4 Tahun Menurut Tataran Morfologi dan Sintaksis. Jurnal Kualita Pendidikan, 2(2), 131–135. https://doi.org/10.51651/jkp.v2i2.50
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Salma Maulia Nurdin, Jamaris

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.